Sabtu, 09 Februari 2019

Ketahui Efek Print Kaos DTG Tanpa Pretreatment

Dengan semakin merebaknya trend dari print kaos pastinya membuat banyak orang yang ingin tahu tentang seluk beluknya. Apalagi bisa dibilang, jenis dari print ini juga beragam seperti salah satunya adalah tipe DTG. Khusus untuk sablon DTG ini maka ada proses yang tidak boleh dilewatkan yaitu preatreatment. Untuk itu ketahui efeknya apabila tanpa proses pretreatment.

Pentingnya Pretreatment dalam Sablon DTG
Hal pertama yang mesti Anda ketahui terlebih dulu pentingnya proses pretreatment pada sablon DTG. Manfaat pertama dari proses ini adalah untuk lapisan dasar sebelum nantinya diprint menggunakan tinta putih. Dengan adanya dasar inilah yang nantinya akan membuat hasil dari print tersebut lebih tajam. Bahkan bisa meningkatkan keawetan dari kualitas tinta itu sendiri.

Untuk manfaat berikutnya adalah proses pretreatment ini bisa menutupi pori-pori yang ada pada baju sebelum proses print kaos dtg nantinya. Perlu diketahui bahwa banyak proses print yang menjadi tidak sempurna karena pori-pori pada kaos yang masih terbuka. Dengan menutup pori-pori pada kaos ini akan membuat print akan lebih merata, lebih halus dan lebih berkualitas.

Efek Print Tanpa Pretreatment
Setelah Anda mengetahui pentingnya proses pretreatment ini tentunya Anda juga mesti mengetahui apabila tidak menggunakan efek ini. Efek pertama yang bakal didapatkan adalah tinta textile pada print kaos DTG tidak akan melekat dengan kuat. Hal ini pastinya akan membuat kualitas dari print itu akan sangat mengecewakan dan tidak sesuai ekspektasi Anda.

Efek berikutnya yang bakal didapatkan adalah akan berdampak khususnya pada kaos putih yang melakukan print. Untuk kaos putih ini akan membuat hasil print nantinya terlihat tidak sempurna seperti yang diharapkan. Bahkan bisa membuat hasil dari print tersebut akan terlihat kusam dan kotor. Sesuatu yang pastinya tidak Anda inginkan pada hasil print tersebut.

Sedangkan untuk efek berikutnya adalah akan berdampak khususnya untuk kaos yang berwarna hitam. Efek yang terasa untuk kaos hitam ini adalah pastinya hasil yang kurang memuaskan dan seringkali jauh dari ekspektasi. Bahkan dari segi keawetan sendirilah yang paling pantas dikhawatirkan. Soalnya hasil print tidak akan tahan lama dan juga warnya seringkali kusam.
Untuk efek terakhirnya sendiri adalah dapat lebih menghemat tinta textile DTG nantinya. Soalnya apabila tidak menggunakan proses pretreatment ini maka Anda hanya akan mengandalkan tinta textile DTG saja. Secara otomatis, hal tersebut akan membuat pemakaian tinta textile DTG lebih boros dari biasanya. Sesuatu yang pastinya akan merugikan Anda.

Dengan semua penjelasan di atas pastinya Anda jadi lebih paham bahwa proses pretreatment adalah proses yang tidak boleh dilewatkan pada print kaos. Terutama untuk Anda yang memang menginginkan mendapatkan hasil print yang maksimal. Tidak ada salahnya juga untuk menanyakan hal ini langsung pada pihak pembuat print supaya Anda lebih yakin nantinya.
Load disqus comments

0 komentar